Minggu, 14 Juni 2020

Puas dan Bahagia

Saya sangat beruntung dan bahagia. Beruntung karena saya masih bernafas. Bahagia sebab masih bisa menikmati sambal terasi. Saya masih melahap menu makan malam ini ditemani sayur bening sawi plus bayam. Gembira oleh karena masih tersisa seteguk kopi Toraja dalam cangkir. 

Sangat tidak fair jika cepat merasa bosan dalam hidup ini. Hidup penuh warna-warni seperti pelangi sehabis hujan. Hari kemarin ayam crispy saus tomat, hari ini sayur bening sambal terasi. Semuanya menghadirkan warna warni di mulut, di hidung, dan di tangan yang menyimpan aroma khas terasi. 

Rasakan bahwa setiap sentuhan yang dialami setiap saat membawa rasa puas dan rasa bahagia. Ada kepuasan saat bisa bangun dari tidur dan bisa kembali lagi merasakan nikmatnya tidur malam ini. Merasa senang saat bisa membantu orang lain. Walaupun bantuan itu tanpa tenaga yang berarti secara fisik. Bantuan itu boleh jadi hanya sebatas untaian kata tanpa makna. Misalnya, ada seorang ibu guru muda menanggapi:  "na edit, baru kuperhatikan." Intinya ibu guru itu sebenarnya bertanya, apakah foto ini diedit? 

Dan saya menjawab: saya tidak apa-apakan orangnya, hanya backgroundnya yang saya sentuh...... 😂 😅 🤣.

Saya puas karena sudah memberi tanggapan. Apakah diterima oleh ibu guru tadi atau tidak, tidak masalah. Saya bahagia karena berhasil memancing si ibu guru setidaknya tertawa sendiri di kamar kostnya. Ya, mungkin saja para cicak dan nyamuk menonton gratis.  Lakon ibu guru muda tertawa sendiri ke HPnya.

Tapi itulah puas dan bahagia, sederhana saja. Malam ini mendecap lagi penganan khas orang Rano, Toraja Barat, "Ba'te Laun'. Dibawa istri saya yang pulang melayat dari kampungnya itu.

Makanan istimewa ini diolah dari jagung kering yang ditumbuk halus kemudian disangrai bersama gula merah dan parutan kelapa. Puas menelan makanan yang oleh anak saya disebut makanan pasir. Iya, saat makan makanan ini tidak boleh bicara apalagi tertawa. Bisa-bisa terhambur keluar dari mulut.

Puas dan bahagia saat membaca informasi di channel National Geographic bahwa tuna sirip biru telah dilindungi dari perburuan besar-besaran sejak 1950-an. Lalu puas saat ikut merasakan ketegangan Pinwheel memenangkan pertarungan dengan seekor ikan tuna diujung pancing. 

Menjadi puas hari ini setelah permohonan perubahan pagu kuota PPDB untuk SMAN 5 Tana Toraja telah terpenuhi. Terima kasih pihak Panitia PPDB Disdik Sulsel dan PT Telkom selaku penyelenggara atas responnya. Proses pendaftaran untuk Boarding School dimulai esok hari. Sementara pendafaran untuk SMA negeri akan dimulai tanggal 22 Juni mendatang. Pikiran rileks, satu tahap penting telah tercapai. Andaikan kuota tak sesuai dengan permintaan, maka banyak guru bisa menjerit TPG dan TPP tidak dibayarkan karena tidak terpenuhinya jam mengajar....hehehehe.


Sungguh puas dan bahagia hari ini. Di tengah letihnya badan dan pikiran, istri tercinta berhasil menyegarkannya kembali. Dihadirkan menu penutup hari ini. Sebuah suguhan minuman segar. Saya  sendiri tidak tahu namanya, tapi my pretty boy menyebutnya sebagai Caffino rasa daun X.

Jadi, puaslah dan bahagialah dengan setiap apa yang Anda alami dan jalani hari ini.


Share:

4 komentar:

Promo Buku

Promo Buku
Bisa pesan langsung ke Penerbit ANDI Offset atau lewat Penulis (Klik Gambar).

Personal Contact Information

E-mail: romapatandean@gmail.com
HP: 081355632823

About Me

Foto saya
Be proud of the imperfection. It is the true guide to the ultimate welfare of the soul.

YouTube Roma Patandean

Followers

Visitors

Free counters!

Update COVID-19 di Indonesia