Rabu, 10 Juni 2020


Harum aromanya. Nikmat rasa kopi Toraja. Merangsang pikiran untuk memulai hari ini. 

Suasana dingin pagi ini membuat badan ini hangat dibalut sarung tenun Mamasa. 

Kondisi cuaca mendukung pergerakan masyarakat pagi ini ramai. Aktif kembali menatap perputaran ekonomi. New normal memberikan harapan untuk produktif kembali. Ya, walaupun kemarin jubir satgas covid-19 mengumumkan Tana Toraja sebagai salah satu zona kuning.

Terlepas dari itu, kita memang harus berpikir lebih maju. Terutama dalam kondisi seperti saat ini. Tidak eloklah pasif sembari menunggu uluran tangan orang lain. Bantuan pemerintah, lembaga atau kelompok tertentu hendaknya menjadi pelecut semangat. Berbuat hal baru yang bermanfaat. Terutama untuk diri sendiri dan keluarga.

Ada informasi menarik yang saya baca di video Twitter. Tentang ratusan gajah pekerja di Thailand. Gajah-gajah pekerja di kebun binatang dan objek wisata. Mereka meninggalkan Bangkok untuk kembali ke kampung. 

Bagi gajah-gajah ini, kota bukan tempat yang baik lagi. Khususnya untuk cari nafkah. Ini diakibatkan oleh tidak adanya wisatawan yang memberi mereka makan selama ini karena pandemi.

Menurut salah satu pawang yang menemani perjalanan gajah-gajah ini, pilihan kembali ke kampung adalah langkah terbaik. Di kampung mereka bisa bertani, bercocok tanam, untuk memberi makan gajah-gajinya.

Ratusan gajah yang berjalan kaki menempuh jarak sekitar 130 km ke Chiang Mai ini sangat bersemangat. Bahkan terpancar raut muka bahagia kembali ke kampung. Ingatan mereka kuat sekali terhadap jalan yang dilalui. Demikian kata sang pawang perempuan.

Diantara gajah-gajah ini, terdapat seekor anak gajah berusia 4 bulan. Ia mulai terhuyung-huyung jalannya. Namun, di suatu desa mereka diusir karena para pawang dianggap membawa virus korona.

Mereka menyingkir ke sebuah sungai. Di sana semangat berkorbar lagi menemukan air. Si anak gajah bermain dengan riangnya. Siram sana siram sini dengan velalai mungilnya.

Waktu tempuh perjalanan diperkirakan 4 hari. Namun, para gajah seolahbtak peduli. Intinya tiba di kampung asal, negeri tercintanya untuk memulai hidup baru. Bercocok tanam, bertani.

Gajah saja semangatnya luar biasa. Kenapa kita tidak seperti mereka. Kondisi yang tidak bersahabat pasti memberikan jalan. Jalan untuk berbuat sesuatu. Memulai hak baru. Terutama bagaimana bertahan hidup. Biarkanlah hidup ini bernilai di setiap kondisi.

Seruput kopinya.

Selamat pagi.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Promo Buku

Promo Buku
Bisa pesan langsung ke Penerbit ANDI Offset atau lewat Penulis (Klik Gambar).

Personal Contact Information

E-mail: romapatandean@gmail.com
HP: 081355632823

About Me

Foto saya
Be proud of the imperfection. It is the true guide to the ultimate welfare of the soul.

YouTube Roma Patandean

Followers

Visitors

Free counters!

Update COVID-19 di Indonesia