Minggu, 05 September 2021

Membuat struktur buku nonfiksi dengan garis besar. Sumber: Dok. Pribadi.

Apakah Anda masih kesulitan seputar struktur buku Anda? Cobalah membuat outline atau garis besar tulisan buku Anda. Ini adalah pendekatan di mana seorang penulis menentukan terlebih dahulu garis besar tulisannya untuk mengikat ide-ide briliannya. Setiap penulis dapat melakukannya dalam banyak metode berbeda. Misalnya melalui peta konsep.

Peta Konsep

Beberapa penulis, terutama yang menolak gaya pemikiran sekuensial dan linier, lebih suka menggunakan pemetaan pikiran atau pendekatan klaster, pengelompokan kecil ide. Anda mungkin pernah melihat ini di mana seseorang menulis kata atau istilah kunci di tengah selembar kertas raksasa atau papan tulis. Kemudian menggantungnya di dinding sebagai panduan.

Anda mau mencobanya? Di tengah ruangan tempat Anda menulis, tuliskanlah kata kunci atau frase yang menangkap ide besar buku Anda. Garis bawahi atau lingkari, dan biarkan pikiran Anda memikirkan semua subtopic yang menyertainya. Subtopik berpotensi menjadi bab dalam buku.

Pada titik inilah kekuatan dari struktur garis besar dan peta konsep. Anda secara tidak langsung telah menggunakan efek klaster dalam penulisan. Pada bagian subtopik tertentu, ide anda berkembang lebih baik yang justru membuat subtopiknya menjadi sebuah bab baru.

Di sini, Anda harus membiarkan pikiran Anda pergi ke arah mana pun yang diinginkan. Buat pikiran Anda menangkap setiap ide. Setiap subtopik menyebar dari ide utama dengan lebih banyak penjelasan detail untuk mewakili ide tersebut. Bahkan Anda pun bisa menyertakan contoh untuk memperkuat subtopiknya.

Garis Besar dan Daftar

Garis besar dapat tersusun secara sistematis menggunakan deretan angka-angka. Anda dapat menggunakan jalur tradisional dengan angka Romawi I, II, III, IV, dan A, B, C serta i, ii, iii.

Pendeknya, Anda bisa membuat daftar. Untuk itu Anda dapat menggunakan angka biasa atau poin-poin untuk mengeluarkan ide-ide Anda.

Media untuk Anda bisa apa saja. Anda dapat menggunakan kertas atau papan tulis, mengetik di ponsel cerdas, laptop, notebook atau komputer.  Memnuat daftar ide akan memberikan hasil akhir yang lebih linier. Tapi ingat, penulis fleksibel selalu dapat mengatur ulang urutan idenya untuk mendapatkan urutan terbaik pada naskah buku.

Pikirkan dan Rencanakan

Sebelum Anda menulis, biasakan untuk memulia dengan pemikiran dan perencanaan. Tidak masalah bagaimana Anda melakukannya. Gunakan kertas bekas jika Anda tidak memiliki papan tulis atau media tulis lainnya. Buat daftar dengan poin-poin jika peta pikiran terlihat rumit bagi Anda.

Kuncinya adalah memikirkan ide Anda sebelum menulis. Tinjau kembali tulisan yang sedang atau telah Anda lakukan dan kumpulkan untuk memutuskan topik yang ingin Anda tangani sesuai dengan konsep utama untuk buku Anda. Begitu Anda cocok di struktur itu, terapkanlah ke struktur itu.  Sama seperti menulis cerita fiksi yang mengikuti plot yang telah ditentukan sebelumnya.

Share:
Lokasi: Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Promo Buku

Promo Buku
Bisa pesan langsung ke Penerbit ANDI Offset atau lewat Penulis (Klik Gambar).

Personal Contact Information

E-mail: romapatandean@gmail.com
HP: 081355632823

About Me

Foto saya
Be proud of the imperfection. It is the true guide to the ultimate welfare of the soul.

YouTube Roma Patandean

Blog Archive

Followers

Visitors

Free counters!

Update COVID-19 di Indonesia