Minggu, 26 September 2021

Konsisten Menulis: Terjadwal

Buat jadwal untuk membuat Anda tetap menjaga konsistensi menulis. Sumber: Dok. Pribadi.

Rutin menulis bisa terjadi dalam berbagai cara. Menulis setiap saat ketika ada waktu luang, saat mendapatkan ide atau menulis di hari tertentu dalam seminggu. Ketika penulisan terprogram oleh penerbit tertentu pun bisa menjaga konsistensi.

Ada Pola Jadwal

Menulis paling baik dilakukan ketika digabungkan dalam semacam pola atau rutinitas. Saat ini kita menulis setiap hari, entah itu di blog pribadi, email, website atau menulis karena tantangan menulis pada kurun waktu tertentu seperti program Karena Menulis Aku Ada (KMAA) dari YPTD. Beberapa penulis bertujuan untuk mempublikasikan tulisannya setiap hari, ada yang dua hari sekali, sementara yang lain mencoba seminggu sekali. Secara tak langsung, kita telah menulis terjadwal. Ada batasan waktu yang mendorong untuk terjadinya tulisan.

Nah, apa pun yang kita pilih untuk dituliskan, itu harus dapat terkelola dan terselesaikan dengan baik. Katakanlah program  KMAA akan menerbitkan buku setelah 40 hari menulis, tapi Anda hanya mampu tiga kali publikasi tulisan secara borongan dalam seminggu, menurut saya ini bukanlah tanpa jadwal. Bahkan Anda hanya mampu menulis satu artikel seminggu lalu melakukannya sekaligus di hari terakhir, itu juga masih terjadwal. Selesai dalm 40 hari. Tidak ada salahnya untuk menjaga konsistensi dalam jadwal tak resmi namun terikat. Tetap memulai setiap tulisan dalam kesederhanaan tanpa buru-buru.

Fokus Publikasi

Sejak saya memulai aktif menulis di awal pandemi Covid-19, saya telah fokus pada penerbitan tulisan setidaknya sekali seminggu di blog pribadi. Minimal dalam satu bulan ada tulisan di blog. Jika kebetulan dalam satu hari terdapat dua atau lebih artikel, maka saya membuat jadwal terbit tulisan tersebut pada tanggal tertentu. Jika tidak sempat publikasi di blog, maka outline-nya saya publikasi di media sosial dalm bentuk photo caption. Ini saya lakukan untuk mengingatkan topik tulisan.

Aktifitas ini membantu saya tetap di jalur rel menulis, bahkan ketika saya tidak ingin menulis. Harus saya akui bahwa seringkali tidak ada waktu yang tersedia untuk menulis dalam sehari. Bisa terjadi karena kesibukan, kondisi tidak prima, dsbnya. Namun, ada satu hal yang membuat saya selalu bisa menulis dan menyimpan tulisan. Saya menemukan bahwa jika dalam sehari tanpa menyentuh komputer tua saya, seperti ada yang kurang. Minimal saya menyalakan PC untuk memutar MP3, lalu membiarkan diri saya menjelajah files terhambur di drive dan flash disk.

Kadang kala saya menulis sesuatu yang menurut saya benar-benar sampah. Saya duduk di depan komputer setelah mandi sore sambil menikmati segelas kopi dan mengetik hanya lima kata. Tiba-tiba terdengar tangisan putri mungil saya. Menulis terhenti hingga malam berganti pagi. Di sekolah pada jam istirahat saya mencoba melanjutkan lima kata tersebut. Menghabiskan sedikit waktu untuk mencoba menulis membuat pikiran saya fokus pada masalah yang dihadapi. Saat kita fokus, kita mungkin tidak langsung menemukan topik yang bagus, tetapi sesuatu biasanya muncul tidak lama kemudian. Ide yang datang membawa pesan bahwa ada tulisan yang siap untuk terpublikasi.

Miliki Jadwal

Pak Dedi Dwitagama pernah mengatakan bahwa minimal kita menulis dalam konsep menulis tanpa ide. Jika fokus benar-benar terganggu, maka tulislah setiap objek yang terlintas di depan kita. Tidak penting apa judulnya. Karena setiap tulisan memiliki tujuannya sendiri.

Di sini ide tidak penting, namun fukus menulis dan tetap terjadwal. Memiliki jadwal, memberi sedikit tekanan pada Anda untuk tetap berpegang pada apa yang telah Anda tentukan sebagai hal yang penting. Ada beberapa hari di mana saya tidak ingin menulis, tetapi saya tetap mencoba. Sedikit usaha pada hari-hari sulit itu telah memungkinkan saya untuk tetap berada di jalur yang benar. Konsistensi adalah sebuah permainan, dan konsistensi dimulai dengan jadwal. Boleh kalah di awal, namun mengikuti jadwal akan membawa Anda pada kemenangan.

Share:
Lokasi: Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Promo Buku

Promo Buku
Bisa pesan langsung ke Penerbit ANDI Offset atau lewat Penulis (Klik Gambar).

Personal Contact Information

E-mail: romapatandean@gmail.com
HP: 081355632823

About Me

Foto saya
Be proud of the imperfection. It is the true guide to the ultimate welfare of the soul.

YouTube Roma Patandean

Blog Archive

Followers

Visitors

Free counters!

Update COVID-19 di Indonesia