Sabtu, 11 Juli 2020

Konsistensi Tanpa Batas di Fase New Normal



Sudah beberapa waktu berlalu, kita berada dalam situasi new normal. Relaksasi sekaligus membiasakan diri dengan kehadiran virus korona. Maksud dari fase ini memang arahnya ke membiasakan hidup normal di tengah wara-wiri virus mematikan ini.

Menjalani aktifitas dalam fase ini bukan berarti kita bebas berbuat sama seperti ketika virus korona belum ada. Ada beberapa poin yang harus dibiasakan untuk hidup normal. 

Pertama, konsistensi menggunakan masker saat menjalani kegiatan di luar rumah. Kejenuhan tinggal di rumah selama kurang lebih tiga bulan telah memaksa diri untuk mulai keluar kediaman. Ini ditopang pula oleh hasrat untuk bekerja, mencari nafkah dan mengais rupiah untuk kelangsungan hidup keluarga. Sehingga mau tidak mau, kita mulai banyak menghabiskan waktu untuk bekerja.
Masker yang menjadi ikon pertahanan untuk menanggulangi virus korona, tidak boleh dilupakan sedetikpun kala berkegiatan di luar rumah. Kita harus selalu menggunakannya. Terutama saat berada di lingkungan yang padat manusianya. Mencari masker saat ini tidak sesulit tiga bulan yang lalu. Sudah bertebaran penjual masker di pinggir jalan hingga pedagang toko dunia maya alias online shop. Jadi, konsistenlah pakai masker untuk keselamatan diri, orang lain dan keluarga kita.

Kedua, konsisten mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Saat masuk di kios, toko, kantor, lingkungan dan rumah sendiri, biasakan selalu mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. Ketika usai berbelanja di toko, jangan lupa cuci tangan sebelum meninggalkan toko tersebut. Barang belanjaan, baiknya disemprot dengan cairan disenfektan atau cairan hand sanitizer sebelum dibuka kemasannya. Uang kembalian pun sebaiknya mendapat perlakuan yang sama. Jadi, rajinlah cuci tangan. 

Ketiga, konsisten mandi setelah tiba di rumah sebelum beraktifitas dalam keluarga dan mencuci semua pakaian yang telah digunakan. Kita tidak tahu dari mana datangnya kunjungan virus korona. rajin membersihkan diri dan mencuci pakaian kerja kita adalah cara menolong keluarga terhindar dari ciuman korona. 

Keempat, konsisten untuk beristirahat dengan maksimal. Mulai hidup normal bukan berarti bebas begadang dan kurang tidur. Terutama bagi pecinta bola seperti saya. Tetap kontrol waktu tidur di tengah dorongan menonton siaran langsung sepakbola di waktu subuh. Bagi pekerja, wajib memiliki istirahat yang cukup.

Kelima, konsisten menjaga kebugaran dengan berolahraga. Tak perlu olahraga resmi. Cukup diganti dengan aktifitas yang mampu membakar lemak di rumah. Cari kesibukan yang bisa meneteskan keringat dan membuat tubuh aktif.

Keenam, konsisten menjaga pola makan dan mengkonsumsi makanan bergizi. Tidak perlu mahal, suplai sumber makanan di sekitar rumah juga sudah maksimal dan mampu menyehatkan. Apalagi jika selama pandemi ini, kita aktif bercocok tanam sayuran organik di sekitar rumah kita.

Ketujuh, konsisten berpikiran positif. Menurut saya inilah cara paling baik menghindari paparan virus korona. Jangan pernah membuat diri takut, cemas, dan sejenisnya. Positive thinking akan membuat imun kita kuat. Jika ada keluarga, teman atau tetangga yang terpapar, dukung mereka secara moril maupun material. 

Selanjutnya, konsisten mengurangi aktifitas berkumpul di acara sosial kemasyarakatan. Menghadiri nikahan, syukuran, rapat hingga melayat baiknya dilakukan dalam kontrol protokoler kesehatan Covid-19. Tak perlu memaksa salaman hingga cium pipi. Tali silaturahmi tidak akan putus, justru makin erat oleh sambungan teknologi dalam dunia maya.

Secara khusus di bidang pendidikan, kondisi belum menungkinkan untuk bertemu tatap muka di kelas, sekalipun itu di wilayah dengan label zona hijau. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) adalah solusi terbaik. Guru tentunya dibekali kreatifitas dan profesionalisme untuk menyelenggarakan PJJ. Terlepas dari kendala dukungan sumber daya internet dan alat komunikasi, PJJ harus dijalankan. Dalam beberapa waktu ke depan, konsistensi PJJ adalah langkah besar dalam dunia pendidikan. Sinergi antara sekolah, guru, siswa dan orang tua adalah hal yang utama untuk suksesnya PJJ.

Mari kita konsisten menjalani setiap usaha untuk hidup sehat, hidup tertib dan mendisiplinkan perilaku hidup sendiri di fase relaksasi new normal. Jangan sampai karena kelalaian kita, korban justru lebih banyak berjatuhan. 

Salam sehat.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Promo Buku

Promo Buku
Bisa pesan langsung ke Penerbit ANDI Offset atau lewat Penulis (Klik Gambar).

Personal Contact Information

E-mail: romapatandean@gmail.com
HP: 081355632823

About Me

Foto saya
Be proud of the imperfection. It is the true guide to the ultimate welfare of the soul.

YouTube Roma Patandean

Followers

Visitors

Free counters!

Update COVID-19 di Indonesia