PROFIL

Yulius Roma Patandean, S.Pd., lahir di Tana Toraja, 6 Juli 1984. Menyelesaikan pendidikan S1 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Kristen Indonesia Toraja (2003-2007). Saat ini sementara melanjutkan pendidikan S2 di Institut Agama Kristen Negeri Toraja.

MENGENALI PLATFORM PENDUKUNG BELAJAR ONLINE

Belajar dari rumah (BDR) merupakan salah satu tindak lanjut anjuran pemerintah untuk memotong rantai penyebaran COVID-19. Sekolah menyelenggarakan BDR artinya sekolah tidak menyelenggarakan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Bagaimanapun opsi mengumpulkan siswa di sekolah untuk proses pembelajaran masih menjadi pertimbangan serius. Terutama untuk wilayah dengan zona orange, merah hingga hitam pandemi COVID-19.

BDR dan PJJ di Masa Pandemi Covid-19

Di awal tahun 2021, tepatnya pada awal bulan Februari ini, program Belajar Dari Rumah (BDR) masih menjadi opsi pemerintah dalam memberikan pelayanan pendidikan. BDR dilaksanakan dalam dua acara, yakni Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) daring (online) dan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) luring (offline). PJJ daring mengutamakan ketersediaan sumber daya internet, smartphone dan paket data. Sementara PJJ luring memanfaatkan layanan radio, TV Edukasi, modul, hingga pemanfaatan video pembelajaran dan sumber belajar lainnya di lingkungan peserta didik.

Cara Memanfaatkan Video Pembelajaran di Kelas Digital dan Kelas Terbalik

Pesatnya perkembangan teknologi informasi (TI) harus diakui sangat mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis digital. Digitalisasi turut pula mendorong lahirnya konten-konten video pembelajaran yang berkualitas. Tak bisa dipungkiri bahwa di masa akan datang, video pembelajaran akan banyak memuat bahan ajar berbasis real life, seperti video praktik Biologi berbasis virtual reality (VR). Jika saat ini pembelajaran di laboratorium sebatas mempraktekkan teroti yang siswa peroleh di ruang kelas, maka teknologi VR akan menghadirkan kondisi nyata ayng lebih mempermudah eksplorasi siswa.

MENGEFEKTIFKAN BELAJAR JARAK JAUH: MENGENALI MASALAH DAN MENEMUKAN SOLUSI

Mengajar secara jarak jauh telah menjadi salah satu kegiatan utama banyak pendidik saat ini. Seperti yang sementara berlangsung di berbagai negara, dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, sekolah-sekolah di Indonesia, lewat kebijakan pemerintah, telah memilih aktifitas pembelajaran dilaksanakan dari rumah dan secara umum pembelajaran berlangsung online.

Kamis, 28 Juli 2022

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila "DANGKANG"

Sesi foto pada IKM Rayon 4 Enrekang bersama Kepala Sekolah SMAN 4 Enrekang (batik merah) dan SMAS Pesantren Rahmatul Asri 

Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) hari kedua yang berpusat di SMAN 4 Enrekang, Maiwa, Enrekang memiliki keunikannya sendiri. Salah satu keunikan yang menonjol adalah peserta IKM dari tiga sekolah yang hadir (SMAN 4 Enrekang, SMAN 7 Enrekang dan SMAS Pesantren Rahmatul Asri) sangat antusias dan setia mengikuti kegiatan.

Rancangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Presentasi rancangan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dari salah satu peserta IKM 

Pada materi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) semua peserta dari tiga sekolah yang hadir terbagi atas 7 kelompok besar. Ketujuh kelompok mewakili tujuh tema projek P5 dalam Kurikulum Merdeka. Dalam merancang program P5 tersebut, setiap kelompok menyusun garis-garis besar projek.

Gambaran umum garis-garis besar projek antara lain penentuan tema projek, topik projek, isu yang diangkat, tujuan pelaksanaan projek, elemen Profil Pelajar Pancasila yang akan dinilai, alokasi waktu pelaksanaan projek, kegiatan pokok pada setiap pertemuan hingga mata pelajaran beserta perannya yang terlibat pada projek tersebut. Outline projek inilah yang nantinya menjadi panduan bagi koordinator projek, fasilitator dan peserta didik dalam menyusun modul projek.

Salah satu tema P5 yang muncul pada kegiatan IKM ini adalah Kearifan Lokal dengan topik "dangkang." Judul topik ini menarik dan menggelitik peserta lainnya ketika pertama kali diutarakan presenternya. Ternyata "dangkang" singkatan dari "dangke Enrekang".

Latar belakang pengangkatan topik ini adalah Kabupaten Enrekang adalah penghasil dangke. Dangke merupakan makanan tradisional yang disajikan sebagai lauk pendamping makanan pokok nasi sehari-hari bagi masyakarat  di Kabupaten Enrekang. Dangke sendiri adalah olahan makanan yang terbuat dari susu kerbau atau susu sapi yang difermentasikan dengan menggunakan getah pepaya. Dangke adalah keju tradisional yang hanya ada di Kabupaten Enrekang.

Dangke adalah salah satu makanan khas kabupaten Enrekang. Sumber Gambar: umaspul.ac.id.

Uniknya, walaupun dangke hanya ada di Kabupaten Enrekang, tapi belum semua wilayah Enrekang tahu dan menikmati dangke tersebut. Salah satunya masyarakat di sekitar Maroangin, tempat SMAN 4 Enrekang dan SMAS Pesantren Rahmatul Asri berlokasi. Dengan latar belakang ini dangkang menjadi salah satu opsi projek P5. Salah satu tujuan dari projek ini adalah memasyarakatkan dangke. 
Share:

Selasa, 26 Juli 2022

Asking and Giving Opinion

 

Flyer Asking and Giving Opinion

Expression of Asking and Giving Opinion

Asking Opinions:

Formal :
- Have you got any comments on …..
- Do you have any idea?
- Do you have any opinion on ……
- Would you give me your opinion on……….?
- What is your reaction to ……
- What is your opinion about……….?
- What are you feeling about………….?
- What are your views on……….?
- Please give me your frank opinion?

Informal
- What do you think of…….?
- What do you think about………?
- What is your opinion?
- Why do they behave like that?
- Do you think it’s going?
- How do you like?
- How was the trip?
- How do you think of Joni’s idea ?
- How do you feel about this
party?

Giving opinion

Formal :
- I personally believe …..
- I personally consider ….
- I personally think /feel ….
- I hold the opinion ….
- My own view of the matter is ……
- Well, personally …….
- If I had my view, I would …..

Informal
- I think I like it.
- I don’t think I care for it.
- I think it’s good/nice/terrific……..
- I think that awful/not nice/terrible…………
- I don’t think much of it.
- I think that……..
- In my opinion, I would rather……….
- In my case …..
- What I’m more concerned with ….
- What I have in my mind is………
- The way I see is that…………
- No everyone will agree with me, but ….
- To my mind …..
- From my point of view ….
- If you a
sk me, I feel ….
- Absolutely ………

Agreeing:

I (totally) agree with you / that.

I couldn’t agree more.

I’d go along with that.

I feel the same.

You’re absolutely right.

Absolutely / Definitely / Exactly.

No doubt about it.

That’s a good point. / I see your point.

I see where you’re coming from.

Disagreeing:

I’m afraid I disagree.

I don’t agree with you / that.

I’d be inclined to disagree.

That’s not the way I see it.

I don’t think so. / I don’t feel the same.

Partly agreeing:

I see your point but …

I kind of agree with you / that.

I agree with you to an extent, however, …

You make a good point, but …

 

Study this dialog

Full Day School

Emily     : Hi Tom! What are you doing?
Tommy : I’m reading a newspaper.
Emily     : Any good news?
Tommy : I’ve just read about full day school.
Emily     : so what your opinion about that?
Tommy : in my view, it is useful for Indonesian education development. Because if school time is extended until 4 or 5 PM, students can learn more. So, Indonesia’s educational ranking in the world can be increased.
Emily     : Do you think like that? But how about the students? Don’t you think it is too boring for them? In school all day.
Tommy : No, If the teacher can bring class situation more fun, giving them exciting activities, so the student will enjoy their day in school.
Emily     : I think you’re right.

Note: The underlined sentences are asking and giving opinion expressions


Exercise: Discuss the dialog with your friends (in group of four). Write the expressions of how to ask or to give opinion.

New Smartphone

Milly      : Do you like your smartphone?
Brian      : Yes. I think I got more than I expected.
Milly      : Why?
Brian      : I just want to buy a smartphone which has 1 gigabyte of RAM. But this smartphone gives me more.
Milly      : I think you’re lucky.
Brian      : Yeah. I think with the price I’ve paid, got a smartphone with 2 gigabytes of RAM is very awesome.
Milly      : But what do you think about the camera? Is it good?
Brian      : Not too bad. I got 8 megapixels for primary cameras, and its secondary camera 5 megapixels. But it is not the important point.
Milly      : Why?
Brian      : I do not like selfie. Haha.

 



Share:

Jumat, 10 Juni 2022

Cek di sini Penilaian Akhir Semester Genap Mapel Bahasa Inggris Peminatan Kelas 10 dan 11, Bahasa Inggris Lintas Minat Kelas 10, TP 2021-2022

Rekap Nilai Bahasa & Sastra Inggris (Peminatan) Kelas 10

Bahasa dan Sastra Inggris Kelas 10 IBB


Rekap Nilai Bahasa Inggris (Lintas Minat) Kelas 10

Bahasa Inggris Lintas Minat Kelas 10 IIS 1

Bahasa Inggris Lintas Minat Kelas 10 IIS 2

Bahasa Inggris Lintas Minat Kelas 10 IIS 3

Bahasa Inggris Lintas Minat Kelas 10 MIA 3

Bahasa Inggris Lintas Minat Kelas 10 MIA 4


Rekap Nilai Bahasa & Sastra Inggris (Peminatan) Kelas 11




Share:

Rabu, 08 Juni 2022

Penilaian Akhir Semester Genap Mapel Bahasa Inggris Telah Usai, Cek di Sini Hasilnya.

Rekapitulasi Rentang Nilai Bahasa Inggris Kelas 10


Rekapitulasi Rentang Nilai Bahasa Inggris Kelas 11

Data Nilai Bahasa Inggris Kelas 10











Data Nilai Bahasa Inggris Kelas 11











Share:

Selasa, 31 Mei 2022

Refleksi Minggu ke-24, Pendidikan Guru Penggerak, Sabtu 28 Mei 2022

Refleksi Minggu ke-24, Sabtu 28 Mei 2022

Persiapan Penilaian Akhir Semester Genap tahun pelajaran 2021-2022 masih berlangsung minggu ini. Khusus pada bidang studi yang saya ampuh, Bahasa Inggris masih berproses. Ada 5 jenis soal dan perangkatnya yang saya siapkan. Dua jenis soal mata pelajaran Bahasa Inggris untuk kelas X dan kelas XI; dua jenis soal untuk mata pelajaran Bahasa Inggris Peminatan untuk kelas X dan XI; dan 1 jenis soal untuk mata pelajaran Bahasa Inggris Lintas Minat kelas X.

Adapun Penilaian Akhir Semester di sekolah saya dilakukan menggunakan Google Form. Semua guru sudah bisa mengupload soal di Google Form. Tambahan pula, mereka telah memahami fitur dari akun belajar.id yang mereka gunakan sebagai email masuk ke Google Form.

Minggu ini saya mendapat tugas mewakili kabupaten Tana Toraja di jenjang SMA untuk mengikuti kegiatan Seleksi Guru Pembelajaran Smart School di Makassar. Sesuai surat undangan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, saya akan berada di Makassar selama 3 hari, dari hari Senin-Rabu. Informasi ini pun sudah saya sampaikan ke kelas-kelas yang saya ajar.

Pada hari Senin, 23 Mei 2022, saya masih menyempatkan diri ke sekolah. Ada satu kegiatan pokok yang harus saya jalankan, yaitu sinkronisasi server Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten. Ada 42 siswa di sekolah yang akan mengikuti lomba ini secara online.

Disamping sinkronisasi server, saya juga menyempatkan masuk ke kelas X IBB. Tepat pukul 07.00 wita, setelah menyalakan computer server dan computer client di lab Bahasa, saya melangkahkan kaki ke kelas X IBB. Sebelum saya ke sana, 4 murid sebelumnya mengunjungi saya ke lab. Mereka bertanya, apakah bisa menggunakan HP selama belajar Bahasa Inggris. Saya mengiyakan, dan mereka menyambung, bolehkah menggunakan satu HP per kelompok. Saya membalas, “Sesuai kesepakatan kelas kalian.”

Demikian pembicaraan singkat kami. Dalam pertemuan di kelas, saya memandu mereka untuk kembali menekankan kesepakatan kelasnya. Kemudian mereka duduk pada kelompok yang telah mereka sepakati pada pertemuan sebelumnya. Topik pembahasan adalah lirik lagu Bahasa Inggris dengan tujuan pembelajaran yang juga telah mereka usulkan, yakni memahami tenses yang digunakan pada lirik lagu. Adapun lirik lagu yang mereka bahas adalah lirik lagu yang telah di sepakati di kelompoknya.

Setelah selesai dengan siswa di kelas, saya kembali ke lab Bahasa untuk melanjutkan sinkronisasi server. Sebelum pukul 09.00 wita sinkronisasi pun selesai dengan baik. Selanjutnya, saya memandu dua rekan guru untuk mengoperasikan server dan client selama saya ada di Makassar.

Memastikan persiapan OSNK dan kegiatan pembelajaran di kelas telah berjalan dengan baik, saya pun pamit untuk pergi ke Makassar. Perjalanan saya tempuh kurang lebih 7 jam. Berangkat jam 10.15 dari Makale, Tana Toraja dan masuk kota Makassar pukul 17.45 wita. Saya sampai di lokasi kegiatan di Grand Asia Hotel pukul 18.10 wita.

Kegiatan Smart School di Grand Asia Hotel, Makassar. Sumber. Dok. Pribadi


Selama di Makassar saya mengikuti kegiatan seleksi lewat presentasi di dalam studio mini. Proses berjalan dengan baik dan lancar.

Hari Rabu siang saya minta izin ke panitia kegiatan untuk cepat keluar dari hotel oleh karena ada kegiatan sosialiasi penerapan Kurikulum Merdeka di SMAN 11 Pinrang. Perjalanan Makassar-Pinrang saya tempuh 3,5 jam. Kegiatan saya ikuti dengan baik. Ditemani pak Mustari selaku wakasek kurikulum saya melanjutkan perjalanan ke Makale, Tana Toraja disertai hujan deras sepanjang perjalanan.

Pendampingan siswa pada lomba storytelling. Sumber: dok. pribadi


Hari Sabtu, saya mendampingi dua siswa mengikuti lomba Storytelling di Aula Universitas Kristen Indonesia Toraja. Oleh karena pada waktu yang hamper bersamaan dengan kegiatan lomba, saya juga diundang menghadiri Musyawarah  Kabupaten IV Asosiasi Pengawasa Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Tana Toraja di aula Kantor Kemenag Tana Toraja, maka seizin kepala sekolah saya mengajar guru BK untuk membantu saya mendampingi siswa di lomba.

Semua aktifitas ini sangat berkaitan erat dengan pemanfaatan sumber daya. Pada modal manusia, saya bisa memaksimalkan potensi pada siswa di kelas dan potensi pada guru di OSNK. Selama di Makassar saya bisa menjalani kegiatan dengan baik karena memaksimalkan potensi pada diri saya dan kolaborasi dengan orang lain. Ini tentunya sangat membahagiakan saya dan terus memotivasi saya untuk belajar lebih jauh lagi tentang pemanfaatan sumber daya.


Share:

Minggu, 22 Mei 2022

Refleksi Pemimpin Dalam Pengelolaan Sumber Daya

 Refleksi Minggu ke-23, Sabtu 21 Mei 2022

Saya bersama Prof. Burhanuddin Arafah di Objek Wisata Ke'te Kesu, Toraja Utara. Sumber: Dok. Pribadi

Di sela-sela persiapan mengisi libur Hari Raya Waisak awal minggu ini, telepon memberi kode adap panggilan suara masuk lewat WhasApp. Saat itu saya sementara melayani ibadah sore di gereja sebagai operator LCD. Sepintas saya melihat, panggilan yang masuk nomor baru. Segera saya balas lewat chat dengan kalimat, “Mohon maaf, sebentar ya, lagi sementara ibadah.”

Selepas ibadah saya mendapat chat dari nomor yang memanggil tadi. Ternyata beliau adalah Prof. Burhanuddin Arafah, guru besar di Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar. Pembicaraan di telepon pun berlangsung dan beliau meminta saya menjadi guide selama perjalanan di Tana Toraja pada tanggal 16 Mei 2022.

Bagaimana dengan proses belajar di sekolah? Seperti yang telah saya lakukan selama mengikuti pendidikan guru penggerak, di kelas X IBB dan XI IBB yang saya ajar, sebelum memulai pembelajaran di kelas, selalu saya lakukan penyusunan kesepakatan kelas. Murid menyepakati beberapa ketentuan yang akan kami patuhi selama belajar 2x45 menit. Selain itu, murid juga saya libatkan dalam menentukan tujuan pembelajaran dari materi pokok yang kami bahas. Misalnya di kelas XI IBB pada materi pokok lirik lagu berbahasa Inggris, murid mengusulkan tujuan pembelajaran pada memahami makna lirik lagu dan memahami unsur kebahasaan dalam bentuk tenses yang terdapat pada lirik lagu.

Sementara itu, kegiatan belajar berproses pada pembelajaran berpusat pada murid dengan aktivitas murid belajar dalam kelompok 4-5 murid. Pada pembelajaran minggu ini di kelas XI IBB, saya tidak pernah menjelaskan materi pelajaran karena materinya telah saya siapkan lewat video pendek di YouTube dan murid telah mengaksesnya sebelumnya. Pada kegiatan belajar saya mencoba mengenali pemahaman murid saya tentang makna lirik lagu dan tenses di dalamnya dengan mengajukan dua pertanyaan utama. Pertanyaan pertama terkait makna lagu dan pertanyaan kedua tentang tenses. Oya, sebelumnya saya meminta murid berdiskusi di kelompoknya untuk memilih satu lirik lagu yang paling populer diantara mereka dan paling mudah mereka kuasai tenses-nya.

Tambahan pula, murid boleh menggunakan satu handphone di kelompoknya. Handphone saya izinkan penggunaannya di materi kali ini sesuai dengan kesepakatan kelas. Maksudnya agar murid bisa mengakses internet untuk mencari lirik lagu, menerjemahkan dan mengerjakan pre test dan post test yang saya berikan. Berbicara pre test dan post test, keduanya saya gunakan untuk mengukur kemampuan murid dalam memahami tenses pada lirik lagu bahasa Inggris.

Tentunya pada kegiatan yang saya jalani sepanjang minggu ini, tidak terlepas dari kendala. Halangan utama saya adalah pada minggu ini saya bertindak sebagai proktor Olimpiade Sains Nasional. Ada 3 hari kerja, yakni hari Selasa-Kamis. Ada dua hari jam mengajar saya yang kena imbas kegiatan OSN. Tapi prinsip belajar saya, tidak ada kelas kosong. OSN berjalan demikian pula proses belajar di kelas. Saya menerapkan mixed learning pada minggu lalu. Murid mengakses materi di YouTube dan Blog, sambil saya mengisinya beberapa menit untuk konfirmasi. Adalpun lembar kerja murid saya buatkan tiap kelompok agar lebih mudah dianalisis hasil kerja siswa nantinya.

Khusus pada kegiatan pre test dan post test di kelas XI IBB, saya menggunakan aplikasi Kahoot! sebagai medianya. Aplikasi online ini saya pilih sesuai dengan usulan murid. Memang Kahoot! menarik dan ada kompetisinya, terutama ketika digunakan dalam metode kerja kelompok. Efeknya kelas menjadi lebih riuh. Sebenarnya masih ada aplikasi ayng serupa yang akan saya gunakan, yakni Class Point. Tapi pada percobaan sebelumnya, aplikasi berbasis free dibatasi pada 25 murid saja sebagai pesertanya. Hal ini agak mengganggu mengingat jumlah murid di kelas sebanyak 34 murid.

Wah, aktivitas saya minggu ini mencoba memadukan pembelajaran berdiferensiasi, sosial dan emosional, coaching dan pemetaan aset pada guru dan murid. Saya menekankan pada aset. Pertemuan tak terduga dengan Prof. Arafah adalah pemanfaatan modal manusia dan modal sosial. Adapun inventarisasi kesepakatan kelas, tujuan pembelajaran hingga pemanfaatan aplikasi online adalah pemanfaatan modal manusia dan modal lingkungan alam. Hal ini tentunya sangat membantu saya dalam upaya belajar menjadi pemimpin dalam mengelola sumber daya yang ada.

Prof. Burhanuddin Arafah di Objek Wisata Religi Buntu Burake, Makale, Tana Toraja pada kegiatan gotong-royong warga memindahkan kios menjelang Toraja Carnaval 2022

Saya sangat bahagia dan termotivasi dengan suasana ini. Banyak  hal baru yang bisa mengubah konsep mengajar dan aktivitas sosial saya.

Pada kesempatan yang akan datang saya sangat berharap agar bisa menerapkan semua elemen yang terkait dengan pendidikan guru penggerak dalam rangka mewujudkan pembelajaran berpusat pada murid dan berprofil pelajar Pancasila.

Share:

Jumat, 20 Mei 2022

Materi KD 3.9 Bahasa Inggris / Bahasa & Sastra Inggris SMA Kelas 11

THIS IS MY SONG

This is my song. Ilustration. Source. Dok. Pribadi


Tujuan Pembelajaran

Menafsirkan fungsi sosial, unsur kebahasaan berkaitan dengan lirik lagu

Menangkap makna lirik lagu yang berkaitan dengan kehidupan remaja

 

Fungsi Sosial

Menghibur, menyampaikan pesan moral lagu, dan menghargai lagu sebagai karya seni

 

Struktur Teks

Verse: a group of lines that form a unit in a song, usually sung before chorus

Chorus/ refrain: part of a song that is sung after each verse

Bridge: a part connecting chorus and verse

Intro: introduction music in a song

Interlude: a short piece of music that fills a period of time in a song.

Coda: lines that close a song.

Unsur kebahasaan (Figure of Speech)

Figurative Language that is usually found in a poem is used whenever you want to describe something by comparing it with something else. This figurative language is not only found in a poem, but most of the song writers also applied it in their composition. This figurative language which is usually used: Simile, Metaphor, Personification, Alliteration, Onomatopoeia, Hyperbole Phrasal Verbs: hold on, etc. 

Topik

Lirik lagu berbahasa Inggris terkait kehidupan remaja SMA

Contoh Fungsi Sosial Lagu

  • To entertain listeners
  • To express the deepest feelings such as, sadness, happiness, of the singer
  • To express disagreement, disapproval, motivation and opposition
  • To express love for his/her country
  • To honor a someone
  • As a soundtrack to strengthen the theme of a movie, an advertisement, etc.
  • To lead people’s mood into an event such as, a wedding party, a birthday celebration, a funeral, etc

Contoh Latihan: Find out the purpose of the lyrics (If I were A Boy – Beyonce)

 

SONG

PURPOSE

If I were a boy

I think I could understand

How it feels to love a girl

I swear I'd be a better man

I'd listen to her

To remind the man about the girl’s right

You just gotta ignite the light

And let it shine

Just own the night

Like the Fourth of July

To motivate people not to be weak, shine like fireworks

This is my fight song

Take back my life song

Prove I'm alright song

My power's turned on

To motivate to fight, to survive

Only miss the sun when it starts to snow

Only know you love her when you let her go

Only know you've been high when you're feeling low

Only hate the road when you're missing home

To respect a woman he loves

Latihan: Find out the purpose of the lyrics

 

LILY – ALAN WALKER

SONG

PURPOSE

Lily was a little girl

Afraid of the big, wide world

She grew up within her castle walls

Now and then she tried to run

And then on the night with the setting sun

She went in the woods away

So afraid, all alone

 

They warned her, don't go there

There's creatures who are hiding in the dark

Then something came creeping

It told her, don't you worry just

 

Follow everywhere I go

Top over the mountains or valley low

Give you everything you've been dreaming of

Just let me in, ooh

Everything you want in gold, I'll be the magic story you've been told

And you'll be safe under my control

Just let me in, ooh

Just let me in, ooh

 

She knew she was hypnotized

And walking on cold thin ice

Then it broke, and she awoke again

Then she ran faster than

Start screaming, "Is there someone out there?"

Please help me

Come get me

Behind her, she can hear it say

 


LOVE YOURSELF – JUSTIN BEIBER

SONG

PURPOSE

For all the times that you rained on my parade

And all the clubs you get in using my name

You think you broke my heart, oh girl, for goodness sake

You think I'm crying on my own, well I ain't

 

And I didn't wanna write a song

'Cause I didn't want anyone thinking I still care

I don't, but you still hit my phone up

And baby, I'll be movin' on

And I think you should be somethin'

I don't wanna hold back, maybe you should know that

 

My mama don't like you and she likes everyone

And I never like to admit that I was wrong

And I've been so caught up in my job, didn't see what's going on

But now I know, I'm better sleeping on my own

 

'Cause if you like the way you look that much

Oh baby, you should go and love yourself

And if you think that I'm still holdin' on to somethin'

You should go and love yourself

 

But when you told me that you hated my friends

The only problem was with you and not them

And every time you told me my opinion was wrong

And tried to make me forget where I came from

 

 

 

  

Share:

Rabu, 18 Mei 2022

Rekap Penilaian Tengah Semester Genap Mapel Bahasa Inggris Kelas 10 Tahun Pelajaran 2021-2022

Ilustrasi bersyukur atas pencapaian. Sumber: dok. pribadi


Halo anak-anakku yang cerdas dan keren. Kali ini bapak berbagi hasil penilaian tengah semester genap pada bulan Maret 2022 yang lalu. Tetaplah bersyukur dan bangga pada pencapaian kalian. Ini adalah proses belajar. 

Silahkan menyimak nilai-nilai kalian berikut ini.









Pertahankan yang sudah baik dan tingkatkan yang masih minim.
Selamat belajar. 


Share:

Selasa, 17 Mei 2022

Mengelola Sumber Daya - Sebuah Refleksi

Refleksi Minggu ke-22, Sabtu 14 Mei 2022

Upacara Hardiknas 2022 bersama Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja


Tanggal 13 Mei 2022 penuh makna bagi saya. Betapa tidak upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 dilangsungkan pada hari itu. Saya mendapatkan undangan dari Bupati Tana Toraja untuk mengikuti upacara di tingkat kabupaten melalui organisasi profesi PGRI dan YPLP PGRI. 

Upacara kali ini sangat berkesan. Pertama, ini kali pertama saya duduk di kursi undangan selaku pengurus YPLP PGRI. Kedua, peserta upacara mengenakan busana khas daerah kain tenun Toraja. Ketiga, saya mendapat kesempatan berfoto bersama Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, SE dan Wakil Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, S.pA.

Sumber daya telah menjadi bagian penting dalam proses kelangsungan sebuah organisasi dan institusi. Pemanfaatan secara maksimal ragam sumber daya akan membuat institusi berjalan dengan optimal dan memberi manfaat. Demikian halnya dengan pengelolaan sumber daya di lingkungan sekolah. Sumber daya yang bisa diorganisir oleh seorang pemimpin di sekolah terdiri atas Modal Manusia, Modal Fisik, Modal Sosial, Modal Lingkungan Alam, Modal Finansial, Modal Politik dan Modal Agama/Budaya. Dalam mempelajari pengelolaan sumber daya ini, kendala yang saya temui adalah belum terkuasainya konsep sumber daya yang dimaksud.

Pada satu pagi minggu ini saya ke sekolah. Di depan lab bahasa saya mendapatkan genangan air. Para murid harus melangkah dengan hati-hati di pinggiran tembok agar sepatu tidak basah atau sekedar terhindar dari suasana becek. Lantai keramik saya lihat berubah seperti lantai tanah. Ternyata pipa wastafel mengalami kebocoran, sehingga air tidak mengalir dengan baik ke pembuangan. Saya pun mengambil inisiatif dengan meminta murid yang lewat agar saling mengingatkan untuk tidak cuci tangan di wastafel yang rusak tersebut. Selain itu saya juga mencetak tulisan peringatan yang saya tempel di dekat wastafel.

Tak berselang lama, ketika saya masuk lab terdengar suara keras air kran di wastafel mengalir. Saya menengok ke sana tidak ada murid yang cuci tangan, tetapi air mengalir deras dari kran. Tak terhindarkan lagi air makin menggenang di lantai keramik dan tentunya semakin menghalangi langkah siapapun yang mau ke toilet.

Saya pun berdiri di depan pintu lab, lalu bertanya pada dua murid perempuan yang kembali dari toilet. “Siapa yang membuka kran dan membiarkan air mengalir begitu saja tanpa digunakan, tanpa menutup kran dan justru membuat genangan air?” Salah satu murid membalas, “Ada dua murid laki-laki tadi pak yang membuka kran, sambil berlari ke toilet.” Selepas tanya jawab itu, saya menunggu murid laki-laki yang dimaksud. Sekitar 2 menit, dua murid tersebut lewat di depan pintu lab bahasa. Saya bertanya pada mereka, “Siapa diantara kalian yang membuka kran air di wastafel, dibiarkan begitu saya tanpa ditutup dan sekarang air begitu banyak tergenang?” Awalnya tidak ada yang mau mengakuinya. Saya menyambung, “Tidak ada murid laki-laki yang lewat di sini selain kalian berdua karena toilet di sana adalah tilet untuk perempuan. Ayo jujur siapa yang melakukan?” Akhirnya salah satu murid dengan postur tanggung menutup wajahnya dan mengakui perbuatannya. Setelahnya saya bertanya pada murid tersebut, “Apa manfaat yang kamu dapatkan dengan perbuatan itu? Apa tujuan yang ingin kamu capai? Apa yang mendasari perbuatanmu?” Ketiga pertanyaan saya tidak terjawab,selain kata maaf dari murid. Pada akhirnya murid yang melakukan membersihkan lantai dan mengepelnya. Setelah rampung pembersihan lantai, saya memintanya masuk kelas untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.

Apa yang saya lakukan ternyata bagian dari pemimpin dalam mengelola sumber daya pada modal manusia. Bagi saya murid adalah sumber daya yang harus dituntun. Terlepas dari sikap usil dan kelalaian yang murid lakukan, menyalahkan bukanlah solusi terbaik. Pertnyaan yang saya ajukan lebih mengarah pada identifikasi kompetensi yang dimiliki murid. Dengan dasar pemikiran saya bahwa setiap tindakan tidak terlepas dari manfaat, maksud dan tujuan. Secara khusus pada diri saya, belajar mengontrol diri dalam menghadapi masalah merupakan bagian dari pengelolaan sumber daya. Baik saya maupun murid berada dalam kategori yang sama sebagai modal manusia yang memberi kontribusi pada institusi sekolah.

Hal penting yang menjadi pembelajaran dalam peristiwa-peristiwa tersebut adalah terjadinya coaching dan pembelajaran sosial emosional serta keterlibatan aktif di lingkungan sosial dalam mengelola sumber daya. Mengikuti himbauan pemerintah untuk menggunakan busana daerah dalam sebuah upacara adalah proses mengelola sumber daya manusia, lingkungan alam, politik dan budaya. Ini tentu hal baru bagi saya dalam menghadapi masalah tanpa mengedepankan kesan menyalahkan, menasihati dan memberi sanksi. Konsep ini sangat membantu saya saat ini dan tentunya di masa mendatang.

Salam Guru Penggerak
#MerdekaBelajar
Share:

Promo Buku

Promo Buku
Bisa pesan langsung ke Penerbit ANDI Offset atau lewat Penulis (Klik Gambar).

Personal Contact Information

E-mail: romapatandean@gmail.com
HP: 081355632823

About Me

Foto saya
Be proud of the imperfection. It is the true guide to the ultimate welfare of the soul.

YouTube Roma Patandean

Followers

Visitors

Free counters!

Update COVID-19 di Indonesia