Selasa, 15 Februari 2022

Refleksi Terbimbing 2.1.a.6

Pendidikan Guru Penggerak


Saya dapat melakukan praktik pembelajaran berdiferensiasi secara lebih efektif melalui pengkategorian  kebutuhan belajar siswa melalui aspek pemetaan kesiapan belajar, minat siswa dan profil siswa. Siswa akan menunjukkan kinerja yang lebih baik jika tugas-tugas yang diberikan sesuai dengan keterampilan dan pemahaman yang mereka miliki sebelumnya, hal inilah yang terkait dengan kesiapan belajar. Kemudian, jika tugas-tugas tersebut mendorong mereka untuk memiliki keingintahuan atau hasrat dalam diri seorang siswa untuk mengetahui lebih banyak lagi hal tentang sebuah objek, ini terkait dengan minat. Lau, jika tugas itu memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar dan bekerja dengan cara yang mereka suka, maka inilah aspek yang terkait dengan profil belajar.

Pendekatan yang seharusnya saya ubahsuaikan adalah pendekatan terhadap pemetaan profil belajar siswa saya. Ini penting karena saya masih memiliki keterbatasan dalam mendeteksi cara belajar yang paling sesuai pada setiap materi yang saya ajarkan.

Terkait sikap  saya tetap dapat bersikap positif walaupun banyak tantangan dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi ini, saya memilih untuk banyak menjalin komunikasi dengan siswa saya.

Hal ini harus konsisten saya lakukan agar saya bisa mendapatkan preferensi yang tepat terhadap pengaruh lingkungan belajar siswa-siswa saya, misalnya kondisi rumah, kamar, linkgungan alam sekitar, dll. Disamping itu saya juga harus mengetahu sejauh mana pengaruh budaya local pada siswa. Selain itu, preferensi gaya belajar siswa saya sebisa mungkin terdeteksi dari sejak dini seperti gaya belajar visual, auditori dan kinestetik.

Berdasarkan apa yang sudah saya pelajari sepanjang minggu ini, materi yang menurut saya dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang terkait dengan pembelajaran di kelas saya adalah pemetaan profil belajar siswa. Sesuai pengalaman saya, jika ini terdeteksi dengan baik, sangat membantu guru dalam mengarahkan siswa belajar secara berkelompok, terutama dalam pembelajaran berbasis proyek.

Menurut saya yang agak sulit untuk diterapkan adalah pendekatan pembelajaran menggunakan kesiapan belajar siswa. Hal ini terkendala kondisi di mana guru sering mengabaikan pendekatan ini di awal pembelajaran. Guru hanya fokus menyelesaikan materi sesuai tuntutan kurikulum.

Jika saya harus menerapkan hal yang sulit tersebut, dukungan yang saya perlukan adalah adanya komunitas praktisi sebagai tempat berbagi pengalaman mengajar di kelas.  Untuk dapat mengakses dukungan tersebut, saya perlu membentuk komunitas praktisi di sekolah dan menggalang teman-teman guru untuk bergabung dan kita sama-sama berbagi pengalaman mengajar di kelas. Termasuk mencari masalah dan memetakan solusinya.

Share:
Lokasi: Jl. A. Pangerang Pettarani, Banta-Bantaeng, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90915, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Promo Buku

Promo Buku
Bisa pesan langsung ke Penerbit ANDI Offset atau lewat Penulis (Klik Gambar).

Personal Contact Information

E-mail: romapatandean@gmail.com
HP: 081355632823

About Me

Foto saya
Be proud of the imperfection. It is the true guide to the ultimate welfare of the soul.

YouTube Roma Patandean

Followers

Visitors

Free counters!

Update COVID-19 di Indonesia